WikiNusantara 2022/Acara/DREAMSEA: Menjaga Keragaman Budaya melalui Digitalisasi Manuskrip Asia Tenggara
- Pembicara dari sesi ini
- Ilham Nurwansah
- Alamat surel
- ilhamnurwansahgmailcom
- Daerah asal
- Jawa Barat
- Afiliasi, jika ada (organisasi, perusahaan, dll.)
- Komunitas Wikimedia Bandung, DREAMSEA
- Tipe sesi
- Presentasi dan tanya jawab
- Durasi sesi
- 20 menit
- Abstrak
- Digitalisasi adalah salah satu cara untuk melestarikan teks yang ditulis dalam sebuah manuskrip. Digitalisasi akan membuat salinan manuskrip dengan mengubahnya menjadi bentuk digital melalui proses fotografi. Pelestarian warisan budaya melalui digitalisasi adalah sangat penting karena bahan alas penulisan manskrip sangat rentan (endangered) terhadap kerusakan, terutama dalam kasus keberadaan manuskrip di wilayah beriklim tropis dan kondisi sosial politik (affected) di Asia Tenggara. Diskusi ini akan mengupas kegiatan dan capaian digitalisasi manuskrip se-Asia Tenggara melalui program Digital Repository of Endangered and Affected Manuscripts in Southeast Asia (DREAMSEA), yang merupakan kerjasama antara Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia, dan The Centre for the Study of Manuscript Cultures (CSMC), University of Hamburg, Jerman, atas dukungan dari Arcadia Fund, lembaga filantropis dari London, Inggris.
- Salindia dan informasi lebih lanjut
Peserta yang tertarik dengan sesi ini
editJika Anda tertarik menghadiri sesi ini, silahkan bubuhkan tanda tangan Anda dengan format ~~~~ di bawah ini.